10 October 2015

Korosi Pada Logam

Logam merupakan salah satu unsur penting dalam berbagai aplikasi, namun ada yang membuat logam tersebut menjadi rapuh dan tak berguna, apakah itu? Korosi. Korosi memiliki efek yang cukup signifikan untuk membuat logam menjadi tidak berguna. 

Pengertian korosi secara umum adalah proses terjadinya karat (pengkaratan) suatu logam. Korosi adalah salah satu reaksi ketika logam mengalami kontak dengan oksigen dan membentuk senyawa yang disebut oksida pada permukaan logam. Saat logam terkorosi, permukaanya menjadi tertutup lapisan oksida. Logam tersebut menjadi kusam, rapuh dan semakin lama akan hancur. 

Korosi merupakan salah satu masalah yang merugikan yang perlu mendapat perhatian khusus akibat efek yang dapat ditimbulkannya, oleh karena korosi merupakan proses alamiah maka prosesnya tak dapat dicegah, yang dapat kita lakukan adalah dengan mengendalikan dan mengurangi laju korosi sehingga produk tersebut efesien sesuai yang direncanakan.



Macam-macam Korosi

  • Korosi Atmosfer terjadi akibat proses elektrokimia antara dua bagian benda padat khususnya metal besi yang berbeda potensial dan langsung berhubungan dengan udara terbuka.
  • Korosi Galvanis terjadi karena proses elektro kimiawi dua macam metal yang berbeda potensial dihubungkan langsung di dalam elektrolit sama. 
  • Korosi Regangan terjadi karena pemberian tarikan atau kompresi yang melebihi batas ketentuannya. 
  • Korosi Celah diakibatkan oleh perbedaan konsentrasi zat asam. 
  • Korosi Arus Liar terjadi merasuknya arus searah secara liar tidak disengaja pada suatu konstruksi baja, yang kemudian meninggalkannnya kembali menuju sumber arus. 
  • Korosi Pelarutan Selektif  menyangkut larutnya suatu komponen dari zat paduan yang biasa disebut pelarutan selektif (Selective Dissolution) atau partino / de alloying. 
  • Korosi Erosi ialah proses perusakan pada permukaan logam yang disebabkan oleh aliran fluida yang sangat cepat. 
  • Korosi Bakteri disebabkan oleh suatu bakteri anaerobic yang hanya bertahan dalam kondisi tanpa ada zat asam. 

0 comments:

Post a Comment